EMANSIPASI PECINTA ALAM

img_20141117_182805

EMAPAL adalah salah satu organisasi dan ekstrakurikuler di SMAN 1 KLATEN, disini kita bersama-sama bergerak di bidang ke pecinta alaman pada tingkat pelajar SMA. Dilihat dari struktur, kita memiliki 4 bidang divisi keahlian yaitu gunung hutan, rock climbing, caving, konservasi. Kekeluargaan adalah hal terpenting dalam sepak terjang kegiatan kita. Hingga 9 september 2016 EMAPAL sudah berumur 37 tahun sejak pertama kali dibentuk, selama kurun waktu tersebut telah terbentuk alumni-alumni SMAN 1 KLATEN yang dulunya ikut EMAPAL banyak berkiprah di bidang alam. Serta dukungan para alumni lah yang membuat EMAPAL terus bergaung hingga saat ini.

Gunung Hutan, pada divisi ini memuat keterampilan dan  materi tentang diantaranya navigasi darat, kompas, survival, beavoack dan semua tentang ilmu peta. Pada akhir tahun biasanya kita mengadakan praktek langsung ke medan, terakhir tahun 2015 kemarin kita mengadakan pelatihan di daerah lereng gunung merapi.

Rock Climbing bernaung pada bidang pemanjatan tebing, di SMAN 1 KLATEN kita mempunyai Wall Climbing setinggi 13 meter yang sudah berumur kurang lebih 15 tahun sejak didirikan, tiap 2 tahun Wall climbing itu direnovasi. Di divisi ini banyak pelatihan keterampilan diantaranya  rapling, artificial climbing, leadership climbing dan lainnya.

Caving atau susur gua merupakan hal yang tidak awam di kepramukaan, bedanya disini ada pelatihan tentang teknik single rope tecnique untuk menuruni gua vertikal. Peralatan yang sudah lengkap sudah sangat safety, seperti SRT set, cartmantel rope statis. Kita pernah pelatihan di gua cokro, ponjong gunung kidul. Di caving juga dilatih kan tentang cara membuat rigging. Serta hal-hal yang masuk di Speleologi.

Konservasi, bergerak dibidang lingkungan hidup. Di SMANSA kita juga mengurusi Green House atau hutan sekolah, beberapa kegiatannya diantara lain kompos, membuat biopori dan lainnya.

 

Setelah keempat divisi tadi, kita di EMAPAL banyak kebersamaan yang diemban yang didapat dari melakukan pendakian gunung bersama-sama, ataupun kegiatan lainnya. Untuk itulah kerap kali kita mengucapkan “Bumi Bulat Seperti Persaudaraan Yang Melingkarinya”

Penulis : Fahmi Asshidiqi

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *